Info Dunia Kehidupan Artis dan Tips Kesehatan Terbaru 2014

[FOTO] KRONOLOGIS PEMBUNUHAN SISCA YOFIE DI BANDUNG Motif Dan Saksi Pembunuhan Misterius Sisca Yofie

video penyebab pembunuhan sisca yofie di bandung
[FOTO] KRONOLOGIS PEMBUNUHAN SISCA YOFIE DI BANDUNG Motif Dan Saksi Pembunuhan Misterius Sisca Yofie. Wanita berparas cantik, Sisca Yofie (30), tewas usai dibunuh dengan cara sadis oleh dua pria misterius bermotor di Bandung. Salah satu pelaku menjambak dan menyeret tubuh Sisca sewaktu motor melaju kencang. Di tempat yang sepi lalu lalang warga, pelaku membacok kepala Sisca tiga kali. Sisca sekarat di Jalan Cipedes Tengah, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung, Senin (5/8/2013). 

Ia meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit. Aksi brutal tersebut masih dalam penyelidikan polisi. Berikut kronologi insiden berdarah tersebut berdasarkan keterangan sejumlah saksi dan polisi.

Pukul 18.15 WIB

Sisca diperkirakan tiba di depan luar rumah milik Sinurat di Jalan Setra Indah Utara. Salah satu ruangan besar di rumah itu sudah 1,5 tahun terakhir dipakai Sisca untuk indekos.

Sisca memarkirkan mobil dinasnya di gerbang depan luar rumah. Ia turun dari mobil untuk membuka gembok gerbang. Mobilnya belum masuk halaman rumah. Belum diketahui pasti Sisca pulang dari mana. Suasana lingkungan waktu itu sepi karena warga setempat tengah berbuka puasa. Pemilik rumah selama ini mengetahui kalau Sisca nonmuslim.

Kemungkinan pelaku datang menggunakan sepeda motor. Diduga pelaku langsung membawa paksa Sisca yang waktu itu masih berada di depan luar gerbang. Sisca belum sempat memasukan mobilnya ke halaman rumah.Tidak ada mengetahui apakah sempat terjadi cekcok serta perlawanan dari Siska. Begitu pun di titik mana tubuh Sisca diseret pelaku sambil memacu motor.

Beberapa saat kemudian, anak pemilik rumah yakni Rudi (40) melihat mobil Sisca berada di depan luar gerbang dengan kondisi mesin dan lampu menyala. Pintu mobil bagian depan kanan pun dibiarkan terbuka. Rudi sempat mencari keberadaan Sisca. Ia lalu memasukan mobil itu ke halaman rumah."Berdasarkan keterangan saksi, korban diseret paksa oleh 2 orang pelaku dari tempat kos," ujar Kabid Humas Polda Jabar, Kombes (Pol) Martinus Sitompul, Selasa (6/8/2013).

Pukul 18.30 WIB

Saksi mata, Reza, sempat melihat sepeda motor pelaku melintas kencang di Jalan Cipedes Tengah. Reza awalnya mengira pelaku menyeret boneka. Ia pun sempat selintas mendengar Sisca menjerit minta tolong.

Reza menyebut pelaku dua orang itu menggunakan helm full face. Pelaku yang diboceng menggusur dan menjambak rambut Sisca. Jarak antara lokasi ditemukannya Sisca dengan kos yang dihuninya sekitar 500 meter.

Sisca ditemukan sejumlah warga dalam keadaan bersimbah darah di tengah jalan berlapis beton di Jalan Cipedes Tengah. Wanita tersebut luka bacok di bagian kepala. Polisi menyebut ada tiga luka bacok.Sisca sekarat. Mobil patroli polisi yang lewat di lokasi itu segera membawa Sisca menuju rumah sakit.

Pukul 18.45 WIB

Sisca meninggal dunia saat perjalanan menuju ke rumah sakit. Jasad Sisca pun dibawa ke kamar mayat Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Selanjutnya polisi melakukan olah tempat kejadian perkara. Polisi pun memastikan mobil Sisca masih berada di tempat indekos. Hingga kini Polsek Sukajadi yang dibackup Polrestabes Bandung masih memburu pelaku dan mengungkap motif pembunuhan sadis tersebut.

"Untuk sementara pelaku masih dalam penyelidikan," imbuh Martinus.

Dugaan Kasus Sisca Bermotif Dendam

Polisi masih memeriksa sejumlah saksi terkait kasus pembunuhan terhadap Sisca Yofie (30) di Jalan Cipedes Tengah, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung. Dugaan sementara, kasus tersebut berlatar belakang dendam."Dugaan sementara motif pembunuhan ini sepertinya karena dendam. Kalau perampokan tidak ada barang yang hilang," ujar Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Sutarno kepada wartawan, Selasa (6/8/2013).

Menurut Sutarno, pihaknya sudah menyebar anggotanya untuk melakukan pencarian terhadap pelaku. "Selain itu, kita juga masih menggali informasi dari saksi. Beberapa keterangan sudah kita dapat," singkatnya.

Berdasarkan autopsi tim RSHS, korban mengalami luka lecet di sekujur tubuh karena diseret pelaku di jalan beraspal. Selain itu, ada luka terbuka di dahi karena senjata tajam.Jenazah korban sudah dibawa keluarga dari RSHS. Keluarga enggan bicara. Hingga saat ini, pelaku dan motif pembunuhan perempuan yang bekerja di perusahaan leasing itu belum diketahui. Tak ada barang korban yang hilang.

Sebanyak 8 saksi malam ini diperiksa terkait kasus ini.

Polisi Periksa 8 Saksi Terkait Pembunuhan Sisca

Polisi masih mendalami kasus pembunuhan sadis terhadap Sisca Yofie (30) di Jalan Cipedes Tengah, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung. Delapan saksi akan kembali dimintai keterangan malam ini."Malam ini kita akan kembali periksa kembali beberapa saksi yang tadi malam kita mintai keterangan. Juga ditambah saudara dan dari tempat kos. Ada sekitar delapan orang," ujar Kapolrestabes Bandung Kombes Sutarno kepada wartawan, Selasa (6/8/2013).

Selain memeriksa saksi, pihaknya juga masih terus mendalami pantauan CCTV yang berada di sekitar lokasi kejadian."Mudah-mudahan bisa memperhatikan (CCTV-red) lagi lebih jelas. Yang pasti CCTV-nya ada dua. Satu dari guest house satu dari rumah penduduk," ucapnya.Berdasarkan autopsi tim RSHS, korban mengalami luka lecet di sekujur tubuh karena diseret pelaku di jalan beraspal. Selain itu, ada luka terbuka di dahi karena senjata tajam.

Jenazah korban sudah dibawa keluarga dari RSHS. Keluarga enggan bicara. Hingga saat ini, pelaku dan motif pembunuhan perempuan yang bekerja di perusahaan leasing itu belum diketahui. Tak ada barang korban yang hilang.

Barang-barang Sisca Tak Hilang, Polisi Telusuri Motif Lain Pelaku

Setelah dicek, tidak ada barang Sisca Yofie (30) hilang. Berarti, aksi sadis itu bukan pencrian atau perampokan. Polisi belum bisa memperkirakan siapa pelaku pembunuhan perempuan cantik itu dan apa motifnya."Tidak ada yang hilang," kata Kapolsek Sukajadi AKP Suminem usai menggelar olah TKP ulang di lokasi kejadian, Jalan Cipedes Sukajadi Bandung, Selasa (6/8/2013).

Korban diseret pelaku yang diperkirakan 2 orang saat akan membuka gerbang tempat kos. Saat itu, ia hendak memarkir mobil Livina X-Gear. Pelaku melintas dan kemudian menyeret korban sejauh 1 km dari tempat kos."Kami belum tahu, masih dalam penyelidikan," kata Sumi saat ditanya soal kemungkinan motif pembunuhan itu.

Berdasarkan autopsi tim RSHS, korban mengalami luka lecet di sekujur tubuh karena diseret pelaku di jalan beraspal. Selain itu, ada luka terbuka di dahi karena senjata tajam. Jenazah korban sudah dibawa keluarga dari RSHS. Keluarga enggan bicara. Hingga saat ini, pelaku dan motif pembunuhan perempuan yang bekerja di perusahaan leasing itu belum diketahui.

Rambut dan Darah Mengering, Sisa-sisa Pembunuhan Sadis Sisca

Sisa-sisa pembunuhan sadis terhadap Sisca Yofie (30) masih terlihat di Jl Cipedes, Sukajadi, Bandung. Ada rambut dan darah yang mengering. Polisi langsung 'mengamankannya'.Jejak pembunuhan itu ditemukan saat polisi menggelar olah TKP ulang, Selasa (6/8/2013).

Beberapa helai rambut korban menempel di jalan beraspal sekitar lapangan Jl Cipedes. Di dekatnya ada darah mengering.Menurut keterangan polisi, Sisca diseret pelaku dari tempat kosnya sejauh 1 km. Sementara, saksi mata menyebut korban juga dijambak dan dibacok. Pelaku yang berjumlah 2 orang mengendarai motor Suzuki Satria. 

Sebelum mengakhiri olah TKP, polisi menutup rambut dan darah mengering itu dengan tanah. Kapolsek Sukajadi AKP Sumimen mengaku belum bisa menduga-duga siapa pelaku dana atau motif di balik pembunuhan sadis itu. "Kami belum tahu," katanya di lokasi.

Berdasarkan hasil autopsi tim medis RSHS, Sisca mengalami luka lecet di sekujur tubuh. Di dahinya ada luka terbuka akibat senjata tajam. Korban meninggal saat dibawa ke rumah sakit.

Hingga saat ini, polisi masih memeriksa saksi-saksi. Tak dirinci berapa jumlah saksi, tapi dipastikan ada salah satu rekan kerja korban yang ikut diperiksa. Keterangan saksi-saksi masih didalami.

Olah TKP Ulang Pembunuhan Sisca, Polisi: Korban Diseret Sejauh 1 Km

Polisi menggelar olah TKP ulang untuk memastikan kejadian sebenarnya atas pembunuhan Sisca Yofie (30). Dari pengecekan lokasi, korban diseret pelaku sejauh 1 km dan dibacok."Diseret 1 km, dari tempat kos hingga lokasi ditemukannya korban," kata Kapolsek Sukajadi AKP Suminem dalam olah TKP di Jalan Cipedes, Sukajadi, Bandung, Selasa (6/8/2013).

Lokasi ditemukannya korban adalah tanah beraspal di depan kios kecil, dekat lapangan Abra, Jl Cipedes. Menurut keterangan saksi-saksi, korban bersimbah darah. Saat itu, ia dalam posisi tengkurap."Belum tahu, masih dalam penyelidikan," kata Suminem saat ditanya soal kemungkinan pelaku dan motif pembunuhan sadis itu.

Warga setempat, Ade menyatakan saat ditemukan, kondisi korban sangat mengenaskan. Sekujur tubuhnya penuh darah. Kemungkinan karena harus menunggu cukup lama untuk dibawa ke rumah sakit, nyawa korban tidak tertolong."Masih hidup saat ditemukan," kata Ade yang berprofesi sebagai petugas kebersihan ini.

Sisca yang bekerja di perusahaan leasing ini diseret pelaku yang mengendarai sepeda motor. Saat itu, sekitar pukul 18.15 WIB, Senin (5/8) kemarin, korban akan membuka gerbang tempat kos. Tiba-tiba, pelaku datang dan menyeretnya di jalan aspal. Korban luka lecet di sekujur tubuh dan luka akibat senjata tajam di kepala.

Pelaku Diduga Buntuti Sisca Yofie dari Tempat Kerja

Polisi menduga Sisca Yofie (30) sudah diikuti pelaku pembunuhan dari tempat kerjanya di PT Verena Multi Finance. Sisca langsung diseret dengan motor ketika tiba di depan rumah kos di Jalan Setra Indah Utara, Bandung."Indikasinya dia diikuti dari tempat kerja," kata Kabid Humas Polda Jabar, Kombes (Pol) Martinus Sitompul saat dihubungi wartawan, Selasa (6/8/2013).

Korban yang membawa mobil Livina X-Gear sempat turun untuk membuka pagar kos untuk memarkir kendaraannya. "Saat korban turun langsung diambil," terangnya.Korban diseret dua pelaku menggunakan motor ke dekat lapangan Abra, Jalan Cipedes, Sukajadi. Akibatnya korban mengalami luka lecet di sekujur tubuh.

Korban yang dibacok di bagian kepala sempat ditolong warga, namun meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit. "Pelaku masih dalam penyelidikan," ujarnya.

Luka-luka Mengenaskan yang Dialami Sisca

Sisca Yofie perempuan yang menjadi korban pembunuhan di dekat Lapang Abra, Jalan Cipedes Tengah, RT 7 RW 1, Kelurahan Cipedes, Kecamatan Sukajadi, Kota Bandung, Senin (5/8/2013) mengalami luka bacokan di bagian dahi.

Hal itu disampaikan Ahli Forensik RS Hasan Sadikin (RSHS), Noorman Heriyadi, di Kamar Mayat RSHS, Jalan Pasteur No 38, Bandung, Selasa (6/8/2013).

"Kondisi korban mengalami luka lecet seluruh tubuh. Ada luka terbuka di dahi," ujar Noorman.Menurut keterangan saksi dan polisi, korban tewas setelah dibacok menggunakan senjata tajam dan diseret pelaku yang menunggangi sepeda motor. Belum diketahui motif pembunuhan sadis itu.

"Luka di dahi itu karena itu lah. Seperti yang sudah kalian ketahui (dibacok-red). Luka sebelum kematian, waktu masa hidup tidak ada luka," jelasnya.

Saat ini tim forensik RSHS sudah selesai melakukan autopsi. Belum diketahui kemana korban selanjutnya akan dibawa oleh keluarga. Sejauh ini pihak keluarga enggan dimintai keterangan."Kita tadi mulai pukul enam. Sekarang sudah selesai," singkatnya.

Diseret Motor, Sekujur Tubuh Sisca Yofie Lecet

Hampir di seluruh tubuh Sisca Yofie penuh dengan luka lecet karena tergerus aspal saat diseret dengan motor. Sisca akhirnya meninggal dunia karena luka bacokan di kepala."Luka lecet di seluruh badan dari kaki, bagian depan, punggung dan muka. Di kepala belakang luka bacokan," ujar Rahman, petugas forensik RS Hasan Sadikin Bandung, Selasa (6/8/2013).

Saat ini jasad Sisca tengah diautopsi tim forensik RSHS. Autopsi yang dimulai pukul 06.00 WIB dilakukan atas permintaan Polsek Sukajadi. "Autopsi sampai jam 10 nanti," sebutnya.Kemarin (5/8) malam, petugas kamar mayat sempat menunjukan baju dan celana Sisca yang robek. Baju hitam merk Mississippi berukuran M yang robek di bagian depan. Begitu juga celana panjang hitam berbahan katun yang robek di bagian depan.

Saksi mata bernama Reza mengaku melihat Sisca diseret oleh dua pria yang berboncengan menggunakan motor Suzuki Satria.Sepenglihatannya korban diseret sepanjang 50 meter. Jarak antara lokasi ditemukannya Sisca dengan kos yang dihuninya sekitar 500 meter."Posisinya sebelah kiri motor. Rambutnya dijambak sama yang dibonceng dan motornya ngebut," kata Reza ditemui terpisah.

Jalan yang dilintasi pelaku yakni Jalan Cipedes Tengah, RT 7 RW 1, Kecamatan Sukajadi, merupakan jalan beton dengan sejumlah bagian berlubang.

Cerita Pemilik Kos Tentang Keseharian Sisca Yofie

Sisca Yofie (30), wanita yang tewas dibacok, dikenal sebagai sosok yang baik. Sinurat (70), pemilik kos mengatakan Sisca tidak pernah dikunjungi teman pria."Biasanya hanya teman-teman perempuan saja yang main," ujar Sinurat, saat ditemui detikcom di kediamannya, Jalan Setra Indah Utara, Bandung, Senin (5/8/2013) malam.

Hanya ada satu kamar di rumahnya yang disewakan untuk kos. Sisca sudah menempati kamar itu selama lebih dari satu tahun. "Anaknya juga akrab sama keluarga disini," imbuhnya.Sebelum ditemukan tewas, Sisca diketahui pulang ke kos, tapi anak pemilik kos hanya mendapati mobil Livina X-Gear dengan kondisi pintu kanan terbuka dan mesin menyala.

"Mesin dan lampunya masih menyala, tapi saya lihat Sisca tidak ada," kata Rudi (30), anak pemilik kos yang dihuni Sisca.

Satu gembok di pintu gerbang kos juga sudah terbuka. "Sepertinya dia mau masuk, tapi ada kejadian di sini," imbuhnya.

Tak berapa lama, sekitar 500 meter dari kos, warga menemukan Sisca bersimbah darah di Jalan Cipedes Tengah, Kecamatan Sukajadi sekitar pukul 18.30 WIB. Posisinya dekat Lapangan Abra.Saksi mata bernama Reza mengaku melihat korban diseret 2 pria menggunakan motor. "Saya sempat dengar ada jeritan minta tolong," kata Reza saat ditemui terpisah. Bahkan Reza yang semula mengira korban hanya boneka, melihat Sisca dijambak rambutnya oleh pelaku.

"Posisinya sebelah kiri motor. Rambutnya dijambak sama yang dibonceng dan motornya ngebut," katanya.

Akibat diseret paksa, baju dan celana yang dikenakan Sisca robek. "Korban sempat bernafas saat ditolong warga, namun meninggal dunia sewaktu perjalanan ke rumah sakit," tutur Kapolsek Sukajadi AKP Suminem di RS Hasan Sadikin, Bandung.

Jenazah Sisca Dibawa ke Rumah Duka, Keluarga Enggan Bicara

Korban pembunuhan sadis Sisca Yofie (30) sudah selesai diautopsi tim forensik RS Hasan Sadikin Bandung. Korban kemudian dibawa ke Rumah Duka Yayasan Dana Sosial Priangan, Jalan Nana Rohana No 37 Bandung, Selasa (6/7/2013).

Jenazah Sisca ditempatkan di peti berwarna putih, dibawa dengan menggunakan mobil ambulans. Isak tangis sang kakak yang memakai jaket rajut cokelat mengiringi pengangkatan peti jenazah dari kamar mayat hingga ke dalam ambulans.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, keluarga akan menggelar kebaktian di rumah duka tersebut.Tim forensik RSHS melakukan autopsi kepada Sisca selama 6 jam, mulai pukul 06.00-10.00 WIB.

Berdasarkan hasil sementara, korban mengalami luka lecet seluruh tubuh dan mengalami luka terbuka di dahi. Saat ditanya apakah ada dugaan pemerkosaan oleh pelaku terhadap korban, ahli forensik Noorman Heriyadi menyatakan, "Belum tahu, nanti menunggu hasil.

"Keluarga enggan dimintai keterangan. Mereka menghindar saat ditanya. Di RSHS, ada 2 perempuan yang diperkirakan kakak dan adik korban dan seorang lelaki. Mereka mengantar kepergian jenazah ke rumah duka.












Like dan share ya sobat...
Link Artikel: http://beritainfosehat.blogspot.com/2013/08/foto-kronologis-pembunuhan-sisca-yofie.html
Rating Artikel: 100% based on 9999 ratings. 99 user reviews.

[FOTO] KRONOLOGIS PEMBUNUHAN SISCA YOFIE DI BANDUNG Motif Dan Saksi Pembunuhan Misterius Sisca Yofie

Posted by Berita Info Sehat, Published at 7:49 AM and have 0 comments
Comments :

No comments:

Post a Comment