Info Dunia Kehidupan Artis dan Tips Kesehatan Terbaru 2015

PERJUANGAN USTAZ YUSUF MANSUR MELAWAN PENYAKIT 2015 Yusuf Mansur Punya Misi Memperbaiki Pangan Indonesia

Cara Cepat Hamil Alami Rahasia Dokter

PERJUANGAN USTAZ YUSUF MANSUR MELAWAN PENYAKIT 2015 Yusuf Mansur Punya Misi Memperbaiki Pangan Indonesia. Beberapa pekan terakhir, Yusuf Mansur menghabiskan banyak waktu di rumah sakit. Ustaz yang dikenal dengan ajakan sedekahnya itu bahkan sempat dirawat beberapa hari. Rupanya, dia sedang berjuang melawan penyakit cukup berat. Apa itu?


PERJUANGAN USTAZ YUSUF MANSUR MELAWAN PENYAKIT 2015

Yusuf yang kini berusia 38 tahun bercerita soal penyakit yang dideritanya. Dia mengatakan, selama dua tahun terakhir kerap merasakan sakit kepala yang terus menerus. Pimpinan Pesantren Tahfidz Daarul Quran itu menyebut keluhannya dengan istilah 'sakit kepala lengket'.

"Sudah 2 tahun. Enggak terlalu dirasa. Sebulan terakhir, sakit kepalanya lengket. Maksudnya, nempel. Enggak hilang-hilang," kata Yusuf.

Yusuf sempat menjalani perawatan di RSPAD Gatot Subroto dan RS Abdi Waluyo. Selama itu, dia harus absen dari berbagai kegiatan dakwah yang sudah rutin dilakukannya selama ini. Lewat akun Twitter, Yusuf pernah menyampaikan permohonan doa.

"Saya masih sangat butuh doa untuk kesehatan dan kesembuhan saya, dan bagi semua yang sakit… Kirim doa terbaik ya. Pake shalawat dulu misalnya. 100x. Baru doa," tulisnya di akun@yusuf_mansur.

Sejumlah ustaz lainnya, seperti Abdullah Gymanstiar hingga Felix Siauw ikut memberikan doa. "Ustad Yusman sedang dirawat, semua ikut mendoakan kesembuhan beliau ya, ini ceramah beliau," tulis Aa Gym melalui akun Twitter pribadinya ‏@aagym sambil mengunggah video ceramah sahabatnya tersebut.

Oleh dokter, pria kelahiran 9 Desember 1976 itu dinyatakan mengalami penyumbatan dan penyempitan pembuluh darah. Namun Yusuf menyebut levelnya masih 'sedikit'. Ada juga tonjolan di leher dan tulang.

"Investasi tahunan, sekarang menuainya. Enggak ngurus badan juga. Enggak merhatiin pola istirahat dan enggak olahraga. Kelihatannya kayak klise. Tapi ya begitu. Suplai darah dan sirkulasi darah, jauh dari baik," paparnya.

"Di leher, tulang ke 5, 6, 7, agak nonjol. Sedikit nabrak keluar dinding. Dan ada penyempitan juga di leher. Itu bikin kontraksi sepanjang hari. Baik ada pemicu atau tidak," sambungnya.

Saat ini, ustaz YM, begitu sapaan akrabnya, sedang menjalani terapi untuk proses penyembuhan. Meski begitu, perjuangannya melawan penyakit tak menghentikan langkahnya untuk berbuat kebaikan. Ustaz YM masih aktif di kegiatan sosial dan sedekah, seperti gerakan sedekah air, yakni menyumbangkan air ke daerah-daerah sulit air yang dilanda kekeringan.

Penyakit yang diderita ustaz YM juga memberikan hikmah. Dia jadi terpikir untuk membuat sebuah gerakan baru demi mencegah masyarakat terkena penyakit yang sama dengannya.

"Insya Allah dengan izin Allah, saya malah belajar banyak. Mudah-mudahan kelak yang saya pelajari sebab wasilah sakit ini, jadi ilmu dan menggugah banyak orang supaya perhatian sama badan dan lingkungan," ucap ustaz muda yang sering berceramah di banyak tempat ini.

Kini Ustaz Yusuf Mansyur yang murah senyum ini juga terus menjalani terapi secara berkala.

Yusuf Mansur Punya Misi Besar Memperbaiki Pangan Indonesia


Sakit memberi banyak hikmah dan ilmu bagi Ustaz Yusuf Mansur. Dia kini jadi tahu kondisi pangan Indonesia yang mengkhawatirkan dari sisi kesehatan. Misi besar untuk memperbaikinya mulai digalakan.

Ustaz muda berusia 38 tahun itu mendapat cerita dari dokternya di RS Abdi Waluyo soal penelitian yang dilakukan oleh dokter Jerman di Indonesia. Hasilnya cukup mengejutkan. Diprediksi, tahun 2025 Indonesia bisa menjadi negara yang memiliki banyak penderita sakit syaraf seperti parkinson atau penyakit yang diderita oleh sang ustaz, yakni penyempitan dan penyumbatan pembuluh darah.

"Dia (dokter) berharap pemerintah care tentang penggunaan pupuk buat makanan pokok yang dimakan di Indonesia. Bahkan sampe ke buah-buahan dan kudapan," kata pria yang biasa disapa ustaz YM itu.

Lewat dokter itu juga, YM mendapat informasi bahwa makanan dan minuman yang dikonsumsi di Indonesia masih belum bersih sepenuhnya. Ada proses yang tidak sehat dalam penanaman bahan pokok di Indonesia.

"Kalau enggak hati-hati, masyarakat masa depan Indonesia adalah masyarakat zombie. Yang bermasalah lahir batinnya," imbuhnya.

Namun, menurut pimpinan pondok pesantren Daarul Quran ini, upaya memperbaikinya belum terlambat. Bersama pemerintah, harus dipikirkan persoalan ini sejak dari hulu, yakni menjaga semua proses agar menciptakan hasil pangan yang berkualitas.

"Biaya, energi, pikiran, dan waktu, baik pemerintah maupun kita, harus juga mikirin soal hulunya. Dari mulai pola hidup, pola makan, bagaimana kita hidup, bagaimana dan apa juga yang kita makan," pesannya.

Ustaz YM bercerita juga soal kondisi lingkungan tempat tinggalnya. Dia menyebut kualitas air di rumahnya mengandung zat besi tinggi. Bila air itu diminum, dimasak, dipakai untuk cuci piring dan sebagainya, maka berpotensi merusak kesehatannya. "Kebayang kalau enggak ada perhatian," imbuhnya.

Karena itu, dia kini akan berusaha untuk mewujudkan misi memberikan akses air minum gratis bagi masyarakat. Ustaz yang dikenal karena dakwahnya tentang sedekah ini bertekad mensuplai air minum di tempat umum, rumah-rumah dan berbagai fasilitas lainnya. Sebagai langkah awal, dia sudah melakukannya di pesantren dan cabang-cabangnya.

"Saya Alhamdulillah ada bisnis air. Yang keuntungannya didedikasikan kepada urusan-urusan keumatan dan kemanusiaan. Mohon doa," ungkapnya.

Itulah hikmah yang diperoleh YM selama sakit. Dia kini jadi lebih bersemangat mendedikasikan hidupnya untuk kepentingan orang lain. Misinya jauh lebih besar, tentu saja dengan dukungan semua pihak, termasuk pemerintah.

"Setelah berusaha, kalau tetap kena, baru dah tawakal. Pasrah," pesannya.

Nama YM sekarang lebih banyak dikenal karena misi dakwahnya berhubungan dengan usaha dan kemanusiaan. Lewat gerakan sedekah, YM berhasil membangun sejumlah bisnis yang keuntungannya diserahkan untuk keperluan masyarakat. Salah satu yang paling terbaru adalah pembangunan jembatan untuk kampung terisolir di Desa Ciseureuheun, Kecamatan Cigeulis, Kabupaten Pandeglang, Banten. Desa itu awalnya terpisahkan sungai, namun kini sudah terhubung berkat jembatan baru. Jembatan itu dibangun berkat swadaya masyarakat dan penyaluran dana bantuan dari PPPA Darul Quran yang dikelola Ustad Yusuf Mansur.

"Jembatan di Pandeglang itu adalah satu dari program 100 jembatan di 100 lokasi. Kami menamakannya jembatan kehidupan," ujar Yusuf.


Cara Cepat Hamil Alami Rahasia Dokter

Like dan share ya sobat...
Link Artikel: http://beritainfosehat.blogspot.com/2015/09/perjuangan-ustaz-yusuf-mansur-melawan.html
Rating Artikel: 100% based on 9999 ratings. 99 user reviews.

PERJUANGAN USTAZ YUSUF MANSUR MELAWAN PENYAKIT 2015 Yusuf Mansur Punya Misi Memperbaiki Pangan Indonesia

Posted by Berita Info Sehat, Published at 8:16 AM and have 0 comments
Comments :

No comments:

Post a Comment